Keunikan Museum Kebangkitan Nasional, Kamu Sudah Pernah Kesana?

Keunikan Museum Kebangkitan Nasional, Kamu Sudah Pernah Kesana? – Seluruh rakyat Indonesia, tentunya sedang bersiap siap merayakan dan meramaikan Hari Kebangkitan Nasional yang sebentar lagi akan di peringati. Salah satu hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan Hari Kebangkitan Nasional menjadi awal dari bersatunya rakyat Indonesia dan menjadi titik balik perjuangan Indonesia yang awalnya masih bersifat kedaerahan. Hal ini di tandai dengan adanya organisasi Boedi utomo yang lahir pada tanggal 20 mei 1908 atau 37 Tahun sebelum Indonesia merdeka.

Oleh karena itu, Sejak 1959, tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, disingkat Harkitnas, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Kebangkitan Nasional Indonesia.

Sejarah Museum Kebangkitan Nasional

Selain menetapkan 20 Mei menjadi hari Kebangkitan Nasional, Pada 6 April 1973, Gedung STOVIA mulai dipugar oleh pemerintah DKI Jakarta. Lalu pada 20 Mei 1974, Presiden Soeharto meresmikan pemanfaatan Gedung Kebangkitan Nasional.

Gedung museum ini adalah gedung tua yang menyimpan ribuan memori yang terkoleksi dari masa ratusan tahun. Sebelum menjadi Museum Kebangkitan Nasional, gedung ini dikenal dengan nama Gedung Stovia, atau gedung sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda dengan nama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen atau disingkat STOVIA. Sekolah kedokteran jaman Belanda ini dikenal oleh para pribumi dengan nama Sekolah Dokter Bumiputra.

Pada 7 Februari 1984, pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan sebuah museum di dalam Gedung Kebangkitan Nasional dengan nama Museum Kebangkitan Nasional yang terus dipakai sampai saat ini. Ada beberapa keunikan yang bisa kamu temukan di Museum ini loh, berikut ini diantaranya

Keunikan Museum Kebangkitan Nasional

Tempat Belajar Tokoh Pergerakan

Tidak hanya melahirkan dokter yang cakap dalam bidang kesehatan, STOVIA juga melahirkan tokoh-tokoh aktivis cendekiawan yang berintelektual. Aktivis-aktivis kritis ini membuka jalan menuju kemerdekaan Indonesia.

Sebut saja dr. Sutomo, dr. Cipto Mangunkusumo, Gunawan, Suraji, dan R.T. Ario Tirtokusumo. Mereka semua adalah para aktivis intelektual sekaligus pendiri Boedi Oetomo, yakni organisasi pertama di masa pergerakan nasional. Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa juga pernah belajar di sini loh, namun tidak sampai tamat karena beliau jatuh sakit dan tidak bisa melanjutkan studinya.

Tempat Mengenal Kebangkitan Nasional Terlengkap

Tidak heran rasanya, jika dikatakan sebagai tempat paling lengkap untuk mengenal masa kebangkitan Nasional Indonesia di Museum ini. Museum Kebangkitan Nasional memiliki tujuh ruangan yang bisa kamu kunjungi. Disini kamu akan menemukan ruangan yang dibagi secara khusus seperti ruang Pengenalan, ruang Awal Pergerakan Nasional, ruang Kesadaran Nasional, ruang Pergerakan Nasional, ruang Propaganda Studi Fonds, ruang Memorial Budi Utomo, dan Ruang Pers.

Khususnya di dalam ruang Pergerakan Nasional, kamu akan menemukan dan menjumpai banyak koleksi sejarah mulai dari diorama berdirinya Budi Utomo, berbagai macam foto menarik mengenai organisasi awal kebangkitan, vandel-vandel, hingga berbagai foto organisasi pemuda yang ada pada masa itu.

Museum di dalam Museum

Keunikan Museum Kebangkitan Nasional lainyya adalah, Didalam Museum Kebangkitan Nasional kamu akan menjumpai beberapa museum lainnya. Museum yang ada disana diantaranya adalah Museum Kesehatan, Museum Pers, Museum Boedi Oetomo dan masih ada beberapa perkantoran hingga perpustakaan.

Selain museum, Disana juga terdapat beberapa yayasan di dalamnya, diantaranya adalah Yayasan Pembela Tanah Air, Yayasan Perintis Kemerdekaan dan Lembaga Perpustakaan Dokumentasi Indonesia, dan Yayasan Idayu.

Mengunjungi Museum secara Virtual

Berkat kecanggihan teknologi saat ini, kamu juga bisa mengunjungi museum secara virtual loh. Tidak perlu datang langsung kamu cukup mengunjungi Halaman Museum Kebangkitan Nasional Virtual dan kamu akan bisa berkeliling museum dengan menggunakan Laptopmu saja.

Selain berkeliling, halaman tersebut juga menyediakan narator yang akan menjelaskan mengenai sejarah dan penjelasan yang ada di dalam Museum Hari Kebangkitan Nasional. Selain bisa melihat kembali sejarah masa lalu dari banyak tokoh ternama tanah air yang sampai sekarang masih dikenang hingga dipelajari banyak kalangan, ada banyak kegiatan di Museum Kebangkitan Nasional.

Itulah beberapa Keunikan Museum Kebangkitan Nasional yang bisa kamu temukan. Walaupun kamu bisa berkeliling secara virtual, namun tek lengkap rasanya jika tidak mengunjunginya secara langsung. Nah, untuk kamu yang ingin mengunjunginya, Museum Kebangkitan Nasional beralamat di Jalan Abdul Rachman Saleh no 26 RT4/RW5, Senen, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10410. Nomor telepon yang bisa dihubungi adalah 021-3847965.

Jam buka museum dimulai pada hari Selasa sampai Minggu dari pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore. Sedangkan pada hari libur dan khusus hari Senin, museum tutup. Harga tiketnya hanya Rp 2.000 untuk anak-anak hanya Rp 1.000. Bagi wisatawan asing biaya masuknya lebih mahal yakni Rp 10 ribu.